Film keluarga Na Willa, yang akan tayang di momen Lebaran 2026, tepatnya pada 18 Maret 2026. Lewat cuplikan sederhana namun menyentuh mengajak penonton melihat keberagaman Indonesia

Film Na Willa Rilis Exclusive Clip: Merayakan Perbedaan, Keberagaman, dan Hangatnya Keluarga Indonesia dari Mata Anak

Film Na Willa tayang 18 Maret 2026 di bioskop Indonesia

Jakarta, 5 Maret 2026 — Visinema Studios merilis exclusive clip terbaru dari film keluarga Na Willa, yang akan tayang di momen Lebaran 2026, tepatnya pada 18 Maret 2026. Lewat cuplikan sederhana namun menyentuh, film ini mengajak penonton melihat keberagaman Indonesia dari sudut pandang seorang anak kecil.

Dalam exclusive clip tersebut diperlihatkan bagaimana karakter utama Na Willa yang diperankan oleh Luisa Adreena memahami perbedaan dari asal-usul kedua orangtuanya yang berbeda. Na Willa melihat ia dibesarkan oleh Mak yang berambut ikal dan kulitnya berwarna cokelat, sedangkan Pak bermata sipit dan berkulit terang. Na Willa ingin tumbuh setinggi Pak, tetapi juga ingin memiliki rambut ikal seperti Mak.

Namun, saat mengutarakan keinginannya itu, justru Na Willa diledek oleh Mbok, yang mengatakan Willa akan tumbuh besar seperti Pak, dan tidak bisa memiliki rambut ikal dan kulit cokelat seperti Mak. Usai tangis pecah layaknya anak-anak, Mak pun datang menenangkan Willa. Ia memberikan pesan kelak Na Willa bisa tumbuh seperti Pak dan Mak.

Cuplikan ini menjadi refleksi kecil tentang bagaimana keluarga Indonesia hidup di tengah perbedaan, dan bagaimana nilai keberagaman dan penerimaan pertama kali dipelajari dimulai dari rumah.

Karakter Pak dalam film ini merupakan keturunan Tionghoa-Jawa, sementara Mak berasal dari Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui dinamika keluarga ini, Na Willa menampilkan wajah Indonesia yang beragam sebagai keseharian yang hangat dan jujur.

“Banyak bentuk yang sangat sederhana kami tampilkan, termasuk soal nilai keberagaman. Na Willa sangat memanusiakan kita. Ini yang kita butuhkan untuk anak dan keluarga Indonesia. Filmnya sederhana, tapi magical dan penuh petualangan dari kacamata anak-anak,” ujar Anggia Kharisma, Produser NaWilla & Chief Content Officer Visinema Studios.

Keberagaman ini juga hadir secara autentik di balik layar. Karakter Mak diperankan oleh Irma Rihi, aktris yang juga berasal dari Pulau Sabu. Film ini menjadi pengalaman layar lebar keduanya, sekaligus bentuk komitmen produksi dalam menghadirkan representasi yang nyata di depan layar.

“Karakter Mak itu orang dari Sabu, Nusa Tenggara Timur. Mencari aktris dari Sabu tentu tidak mudah. Ketika bertemu dengan Irma Rihi yang juga berasal dari Sabu, Kami merasa ditolong dan diberi berkahi oleh Semesta,” ujar penulis novel NaWilla, Reda Gaudiamo.

Ia menambahkan, kedekatan personal tersebut menghadirkan emosi yang mendalam. “Keluarga Ibu saya dan keluarga Irma ternyata saling mengenal. Saat Irma bermain, saya seperti mendengar Ibu saya berbicara Sangat mengharukan.”

Diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy, Na Willa diproduksi oleh Visinema Studios, studio yang sebelumnya melahirkan berbagai IP keluarga yang dicintai publik Indonesia, seperti Keluarga Cemara, Nussa, dan Jumbo.

Lebih dari sekadar film anak dan keluarga, Na Willa adalah film yang mengajak kita kembali jadi anak-anak lagi dengan penuh rasa ingin tahu, imajinasi, dan keberanian untuk menerima diri sendiri di tengah perbedaan. Film ini juga menjadi ruang refleksi bagi orangtua yang kerap mencari cara menjelaskan keberagaman kepada anak-anak mereka, dengan bahasa yang hangat dan membumi.

Tayang pada momen Lebaran 2026, Na Willa hadir sebagai perayaan terbesar untuk keluarga Indonesia, merangkul perbedaan, memeluk keberagaman, dan merayakan masa kecil yang penuh keajaiban.

***

 

Sinopsis

Film Na Willa adalah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran.

Kisah tentang Na Willa, gadis enam tahun penuh imajinasi, percaya gang kecil tempat tinggalnya adalah dunia penuh keajaiban. Tapi ketika teman-temannya mulai bersekolah dan dunianya berubah, Na Willa belajar bahwa bertumbuh berarti merelakan tanpa kehilangan rasa ingin tahu dan imajinasinya.

Na Willa mengajak kita melihat kembali dunia dari sudut pandang anak-anak: penuh imajinasi, keajaiban, dan rasa ingin tahu.

Film ini membawa keajaiban dalam dunia sederhana yang dibuat untuk semua, untuk anak-anak, orang tua, dan siapa pun yang rindu akan hangatnya keluarga dan masa kecil.


Catatan Produksi:

Judul Film : Na Willa

Genre : Drama, Keluarga

Sutradara : Ryan Adriandhy

Produser Eksekutif : Herry B. Salim, Angga Dwimas Sasongko, Antonny Liem

Produser : Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari

Ko-Produser : Mia A. Santosa

Produser Lini : Tersi Eva Ranti

Asisten Sutradara : Mizam Fadilah Ananda

Unit Manajer Produksi : K. Dwi Prasetya

Sinematografer : Yadi Sugandi

Desainer Produksi : Sri Rini Handayani

Penata Busana : Astrid Rosiana Ishak

Penata Rias : Notje M. Tatipata

Penata Suara : Siti Asifa Nasution

Penyunting : Teguh Raharjo

Komposer : Ofel Obaja

Pemeran : Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, Putri Ayudya dan Ratna Riantiarno.


TENTANG VISINEMA GROUP

Didirikan pada tahun 2008 oleh sineas Indonesia, Angga Dwimas Sasongko, Visinema Group (Visinema) memiliki visi untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk storytelling di Indonesia dengan ekosistem storytelling yang komprehensif. Visinema berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan dan melahirkan konten, cerita, serta film yang menarik untuk dapat dinikmati oleh para pecinta film dan publik di berbagai saluran dan platform.

Visinema memiliki Visinema Pictures yang menghasilkan film-film layar lebar yangm enghadirkan cerita-cerita yang menarik dan impactful serta memberikan pengalaman sinematik terbaik bagi para pecinta film; BION Studios yang menghadirkan cerita-cerita hyperlocal dan trending di masyarakat; Visinema Studios yang fokus menghadirkan konten berkualitas untuk anak dan keluarga, serta animasi dan puppet show; Visinema Content yang melahirkan konten berkualitas yang dapat dinikmati di platform streaming; dan Skriptura yang memberikan layanan script development dan scriptwriting.

Visinema sudah melahirkan sejumlah portofolio IP (Intellectual Property) yang telah dinikmati oleh publik, diantaranya adalah Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Keluarga Cemara, Generasi 90an: Melankolia, Nussa, Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di Jakarta, Heartbreak Motel dan sejumlah IP box office lainnya yang telah ditayangkan di layar bioskop, Nussa Official Series dan Domikado yang dapat dinikmati di kanal YouTube, serta Pertunjukkan Panggung Musikal Keluarga Cemara yang telah mendapatkan sambutan hangat dari publik. Visinema semakin memperkuat posisinya dalam industri film dan kreatif Indonesia untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk karya yang dihasilkan.


Visinema

Email : info@visinemapictures.com

Instagram : @visinemaid, @nawillaofficial

TikTok : @visinemaid

X : @VisinemaID 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film AGAK LAEN: Menyala Pantiku! melelang poster bertanda tangan seharga Rp22 juta untuk didonasikan ke korban banjir di Sumatra dan Aceh

Film komedi horor persembahan Starvision dan Skak Studios, akan melanjutkan kisahnya dalam SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, dan tayang di Bioskop mulai 27 Mei 2026

Yakin Nikah resmi memperkenalkan teaser trailer yang membuka lebih jauh perjalanan Niken (Enzy Storia) menempuh realita hubungan masa kini, yang penuh ujian dari keluarga dan ekspektasi sosial.