Dea Annisa memerankan tokoh Gwen, seorang mahasiswi pemberani yang berusaha menguak misteri di balik kejadian aneh di asrama putri

Diangkat dari Kisah Nyata Asrama Kampus, Dea Annisa Tampil Berbeda sebagai Gwen

Dea Annisa memerankan tokoh Gwen, seorang mahasiswi pemberani yang berusaha menguak misteri di balik kejadian aneh di asrama putri

Jakarta, 13 Februari 2026 - Industri film horor Indonesia kembali diramaikan oleh judul baru berjudul Asrama Putri, produksi Puras Production, telah menggelar Press Screening dan Press Conference film "Asrama Putri" Hari ini, di XXI Epicentrum Jakarta. Film ini digarap oleh sutradara Wishnu Kuncoro dan terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di sebuah asrama putri kampus ternama di Bogor, Jawa Barat.

Berbeda dari horor pada umumnya, Asrama Putri tidak semata mengandalkan efek kejut. Film ini lebih menonjolkan kekuatan cerita, atmosfer yang mencekam, serta konflik psikologis yang berpadu dengan isu sosial yang dekat dengan kehidupan mahasiswa.

Diproduseri oleh Adipati Karna, Serta di Sutradarai oleh Wishnu Kuncoro film “Asrama Putri” mengangkat kisah teror hantu Sally di sebuah asrama kampus yang berkaitan dengan dendam masa lalu, bisnis prostitusi ilegal, dan kesurupan massal. Dibintangi Dea Annisa (Gwen) dan Samuel Rizal (Lazuardi), film ini mengungkap misteri buku harian kelam. 

Film “Asrama Putri” diperkuat oleh jajaran pemain  Dea Annisa (sebagai Gwen), Samuel Rizal (sebagai Dosen Lazuardi), Mawar Butterfly (sebagai Mia), Monique Henry (sebagai Rektor Liza), Nasywa Auliya (sebagai hantu Sally), Nadya Ulya (sebagai Loly), Bima Prawira (sebagai Miko), Surya Rangga/Kusumah (sebagai Beny), Luz Viktoria Yamawaki, Kinara, Albrilio Imanuel, Raisya Laily, Sherly

Menggabungkan kisah nyata, horor psikologis, dan isu sosial, film ini berpotensi menjadi tontonan horor yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam.

Sinopsis "Asrama Putri"

Kehadiran MIA sebagai Dosen baru di kampus itu secara tidak sengaja bersamaan dengan sebuah peristiwa kesurupan masal yang di alami para mahasiswa, meskipun dapat dengan mudah teratasi oleh LIZA sang Rektor, namun tidak semata menghilangkan efek pada beberapa mahasiswa, salah satunya LOLY. Mahasiswi yang tinggal sekamar dengan GWEN di ASRAMA PUTRI itu menjadi lebih sensitive dan mudah sekali kerasukan. 

Namun kerasukan bukanlah satu-satu nya masalah di kampus itu, bisnis prostitusi yang di jalankan MIKO dan BENNY juga cukup meresahkan para mahasiswa/i disitu. Semua masalah itu semakin tak terkendali Ketika hadirnya SALLY, sosok hantu Wanita berbadan sebelah manusia yang di setiap penampakannya membawa korban hingga menyebabkan kematian yang mengenaskan. 

GWEN dan MIA mencoba memecahkan semua problematika yang ada di kampus itu dan khususnya di ASRAMA PUTRI, menelusuri keterkaitan SALLY dengan semua orang yang ada di kampus tersebut. Sampai saat ditemukan nya sebuah kisah dari buku harian yang di duga milik SALLY bahwa SALLY semasa hidupnya pernah mencintai seorang Dosen Bernama Lazuardi yang pada akhirnya SALLY sangat membencinya.

Saksikan kisahnya dalam Film "Asrama Putri" yang akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 19 Februari 2026.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yakin Nikah resmi memperkenalkan teaser trailer yang membuka lebih jauh perjalanan Niken (Enzy Storia) menempuh realita hubungan masa kini, yang penuh ujian dari keluarga dan ekspektasi sosial.

Film AGAK LAEN: Menyala Pantiku! melelang poster bertanda tangan seharga Rp22 juta untuk didonasikan ke korban banjir di Sumatra dan Aceh

Teaser Poster film terbaru Adhya Pictures, Yakin Nikah, sebuah kisah romance gemes yang hangat, ringan, tapi sarat makna. Untuk mengikuti perjalanan kisah cinta Niken yang dihadapkan pada pilihan menikah demi tradisi atau demi cinta, dan siapakah yang benar-benar layak jadi teman hidup seumur hidupnya