Special screening, film Dopamin yang diproduseri Chand Parwez Servia dan disutradarai oleh Teddy Soeria Atmadja. Film ini mampu menghadirkan ketegangan yang seru dan memicu adrenalin hingga akhir dari pertualangan mendebarkan Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, sebagai Malik dan Alya.
Film Dopamin Menghibur Banyak Penonton di Special Screening! Kolaborasi Maut Angga Yunanda-Shenina Cinnamon Memuaskan
Film Dopamin tayang mulai 13 November 2025 di bioskop Indonesia
Jakarta, 12 November 2025 — Setelah tayang perdana sebagai closing film di Jakarta Film Week (JFW) 2025, film terbaru persembahan Starvision dan Karuna Pictures, Dopamin telah banyak dipuji oleh para penonton. Film yang menjadi kolaborasi maut pasangan suami-istri Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon ini berhasil menghibur banyak penonton dan dianggap sebagai karya yang fresh!
Setelah tayang perdana, Gala Premiere dan melakukan berbagai rangkaian special screening, film Dopamin yang diproduseri Chand Parwez Servia dan disutradarai oleh Teddy Soeria Atmadja ini mendapat sambutan dan antusiasme tinggi. Film ini mampu menghadirkan ketegangan yang seru dan memicu adrenalin hingga akhir dari pertualangan mendebarkan Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, sebagai Malik dan Alya.
Sangat membahagiakan, saat film Dopamin menggelar special show di berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Indramayu, Cirebon, Karawang, dan Semarang, seluruh tiket pun terjual habis, yang membuktikan sambutan tinggi dari penonton Indonesia.
Menurut Angga, salah satu yang juga membuat film Dopamin diterima dengan baik oleh penonton Indonesia karena film ini memiliki cerita yang dekat dengan masyarakat Indonesia, termasuk ia dan Shenina.
“Menurut aku ceritanya dekat banget. Kami berdua sebagai pasangan yang baru menikah, melihat kondisi karakter Malik dan Alya di film ini ada di titik yang sangat rendah di kehidupan mereka, aku bisa becermin. Ternyata memang hidup berumah tangga itu bisa ada di titik yang sangat berat dan kita harus bisa melaluinya bersama-sama,” kata Angga Yunanda.
“Aku banyak belajar dari karakter Alya, bahwa sebagai pasangan, rintangan apapun yang terjadi di depan kita harus menghadapinya bareng-bareng, seperti apa yang Alya dan Malik lakukan,” tambah Shenina Cinnamon.
“Puas nonton DOPAMIN! Intens, romantis, berani. Gen z melawan banget lah pokoknya,” kata akun review film di X @HabisNontonFilm.
“Duet Angga-Shenina bisa membawa emosi dengan baik. Bahkan saat suasana sedang tegang, mereka berhasil memecah ketegangan menjadi tawa,” kata akun review film di X @CenayangFilm.
“Filmnya thrilling sekaligus miris dan ceritanya cukup dekat dengan kondisi masyarakat kita,” kata akun review film @moviegoersID.
Setelah menjadi closing film di JFW 2025, film Dopamin juga terpilih untuk berkompetisi di JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival) 2025 di program Indonesian Screen Awards. Film Dopamin akan berkompetisi dengan film-film Indonesia lain dan memperebutkan di antaranya nominasi untuk film Indonesia terbaik. Di JAFF edisi ke-20 yang berlangsung pada 29 November–6 Desember 2025, film Dopamin akan tayang pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 20:00 WIB di studio 5 Empire XXI Cinema, Yogyakarta.
Tonton film Dopamin persembahan Starvision dan Karuna Pictures di Bioskop mulai 13 November 2025. Temukan cara bahagia di dunia yang semakin gila! Ikuti perkembangan terbaru film Dopamin melalui akun Instagram @FilmDopamin @Starvisionplus dan Tiktok @StarvisionOfficial.
***
Sinopsis
Hubungan pasutri, Malik dan Alya sedang kurang harmonis sejak Malik terkena PHK dan terjerat hutang. Mobil Malik bermasalah sepulang wawancara kerja yang gagal, hingga seorang asing mengantarnya pulang kemudian menginap di rumah mereka. Pagi hari mereka syok menemukan tamunya terbujur kaku, meninggalkan sekoper uang milyaran yang mengubah kehidupan pasangan muda ini!
Pemain dan Tim Produksi
Angga Yunanda : Malik
Shenina Cinnamon : Alya
Andri Mashadi : Yari
Anjasmara : Arief
Teuku Rifnu Wikana : Tarigan
Totos Rasiti : Pak Naryo
Nagra Pakusadewo : Debt Collector
Kiki Narendra : Polisi
Rizky Inggar : Ibu Warung
Verdi Solaiman : Interviewer
Tike Priatnakusumah : Dokter
Aida Nurmala : Ibu di Parkiran
Willem Bevers : Diaz Hartono
Alfian Phang : Karyawan
Produksi : Starvision, Karuna Pictures
Produser : Chand Parwez Servia, Riza, Mithu Nisar
Sutradara : Teddy Soeria Atmadja
Produser Eksekutif : Reza Servia, Amrit Dido Servia, Raza Servia
Produser Lini : Musa Tambunan
Penulis Skenario : Teddy Soeria Atmadja
Pengembangan Cerita : Teddy Soeria Atmadja, AJ Kelly
Desain Produksi : Eros Eflin
Penata Kamera : Vera Lestafa, ICS
Penyunting Gambar : Aline Jusria
Perekam Suara : Mangaraja Sutan Siagian
Penata Musik : Ricky Lionardi
Penata Warna & VFX : Super 8MM Studio
Desain Grafis : Mataque
Penata Rias : Eba Sheba
Penata Busana : Natasha Anadella
Produser Pendamping : Ruly Sjafri
Penata Peran : Arief Havidz, Widhi Susila Utama A.C.I
Perancang Poster : Alvin Hariz
OST : Everything You Are – Hindia, Dance, Habibi – Ali Radio, Anything You Want – Reality Club
Tentang Starvision
Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.
Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna—meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.
Tentang Karuna Pictures
Karuna Pictures didirikan pada tahun 2008 oleh sutradara Teddy Soeria Atmadja. Memulai kiprahnya melalui produksi iklan dan video musik, perusahaan ini kemudian memusatkan fokus pada karya film layar lebar. Sejumlah judul seperti Ruma Maida, Lovely Man, Something in The Way, dan About A Woman telah diputar di berbagai festival internasional dan memperoleh penghargaan bergengsi, termasuk Best Director dan Best Film di Tiburon International Film Festival serta Best Actor di Asian Film Awards, Hong Kong. Pada 2023, Karuna Pictures menorehkan pencapaian penting melalui Berbalas Kejam sebuah konten Original Amazon Prime yang berhasil meraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik.
Komentar
Posting Komentar