Kolaborasi karya hebat sutradara ternama yaitu Aditya Gumay dan Ronny Mepet serta Produser Eksekutif Nicki RV, Aditya Gumay dan Ruben Onsu memberikan nuansa berbeda pada garapan "Film NIA"

786 PRODUCTION | PT. SMARADANA PRO | RUMPI ENTERTAINMENT I JUST RUBEN I SANGGAR ANANDA KAWULA MUDA

GALA PREMIERE "NIA": SUARA PILU ANAK MENGGEMA DI TENGAH DUKUNGAN PEJABAT DAN LINTAS KOMUNITAS

Jakarta, 24 November 2025Film, "NIA : HARUSKAH AKU MATI, AGAR AYAH KEMBALI?" sukses menggelar Mega Gala Premiere yang sangat emosional di XXI Epicentrum Walk, Kuningan dengan 1506 penonton dan XXI Plaza Senayan yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Minangkabau pimpinan Andre Rosiade dengan 1600 penonton. Acara yang diselenggarakan dalam 3 sesi penayangan di Epicentrum dan 1 sesi dengan 8 studio di Plaza Senayan ini dihadiri banyak pejabat pemerintah, publik figur, komunitas, hingga aktivis.

Aditya Gumay selaku salah satu produser film ini menyatakan, Film NIA bukan sekedar tontonan tetapi Gerakan kebaikan bersama untuk membangun Rumah Tahfiz Quran, pesantren dan gerakan sosial lainnya.

Kolaborasi karya hebat sutradara ternama yaitu Aditya Gumay dan Ronny Mepet serta Produser Eksekutif Nicki RV, Aditya Gumay dan Ruben Onsu memberikan nuansa berbeda pada garapan film ini. Selain itu, totalitas para cast memberikan kekuatan serta chemisry dalam film ini, berikut nama para cast di Film NIA : Syakira Humaira – Nia, Qya Ditra – Andri, Helsi Herlinda - Ibu Eli, Neno Warisman - Mande Ita, Zainal Chaniago - Ayah Asril, Eka Putri – Rini, Aisyah Zahira – Mayang, Machika Eva Luna - Ika , Ida Leman - Nenek Andri , Adi Danoe – Dadan, Syakhi Riez – Didi, Diza Refengga – Heri

Dukungan VVIP: Aksi Nyata Pemerintah

Acara Special Screening ini semakin diperkuat dengan kehadiran sosok penting dalam Nobar sebelumnya: Menteri Kebudayaan RI, Bapak Fadli Zon, dan Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah.

Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah terhadap isu utama yang diangkat film: kerentanan anak dan pentingnya peran Ayah dalam keluarga.
Dukungan ini mencapai puncaknya pada Nobar VIP di XXI Plaza Senayan (14 November) dan Nobar Regional di XXI Basko City Mall Padang (20 November), yang masing-masing melibatkan jajaran pejabat, artis, dan Ikatan Keluarga Minangkabau(IKM).

"Film ini bukan hanya fiksi. Ini adalah cermin sosial yang harus kita pecahkan agar semua melihat. Kehilangan Ayah (secara fisik maupun emosional) adalah akar kerentanan yang membuat anak-anak seperti Nia menjadi korban. Kami hadir untuk memastikan pesan ini sampai di meja kebijakan," ujar Aditya Gumay (Founder Smaradana Pro) dalam sambutannya.

Pesan Advokasi dan Keterlibatan Lembaga Kunci

Konferensi Pers (Prescon) "Kisah Nia adalah case study sempurna mengapa negara harus hadir lebih cepat. Kami mendesak masyarakat untuk tidak memilih diam. Gunakan tagar #HARIBERSAMAAYAH untuk membangun jembatan emosional yang hilang dalam keluarga Indonesia,".

Keunikan dan Sentuhan Emosional
Gala Premiere ini semakin mengharukan dengan:
1. Opening Act Emosional: Tarian sambutan yang melibatkan 87 anak dan remaja
(terbagi dalam dua sesi) yang melambangkan suara anak-anak yang terabaikan.
2. Penampilan OST: Penampilan menyentuh dari Bulan Madhani (OST 1) yang
menambah kedalaman emosional film.
3. Usher Nia: Lima Usher berkostum khas Nia, seorang penjual gorengan,
membagikan Goodie Bag (berisi voucher dan gorengan) sebagai simbol perpisahan
yang manis, namun memilukan.

"Nia Kurniasari: Haruskah Aku Mati, Agar Ayah Kembali ?" akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 4 Desember 2025, bertepatan dengan momentum untuk membangun kembali nilai keluarga yang hampir hilang. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyaksikan dan menjadi bagian dari gerakan ini, serta untuk informasi mengenai film ini bisa follow sosmed IG/FB/Tiktok : Film_nia_Kurniasari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yakin Nikah resmi memperkenalkan teaser trailer yang membuka lebih jauh perjalanan Niken (Enzy Storia) menempuh realita hubungan masa kini, yang penuh ujian dari keluarga dan ekspektasi sosial.

Film AGAK LAEN: Menyala Pantiku! melelang poster bertanda tangan seharga Rp22 juta untuk didonasikan ke korban banjir di Sumatra dan Aceh

Teaser Poster film terbaru Adhya Pictures, Yakin Nikah, sebuah kisah romance gemes yang hangat, ringan, tapi sarat makna. Untuk mengikuti perjalanan kisah cinta Niken yang dihadapkan pada pilihan menikah demi tradisi atau demi cinta, dan siapakah yang benar-benar layak jadi teman hidup seumur hidupnya