Film "Rahasia Rasa" Buku Resep Kuliner Legendaris Indonesia Mustika Rasa.
Penulis skenario Adi Nugroho menjadikan buku kumpulan resep tahun 1960-an bertajuk "Mustika Rasa", yang disebut sebagai warisan Bung Karno, sebagai rujukan dalam pembuatan cerita "Rahasia Rasa."
Hidangan yang dihadirkan dalam film itu antara lain mangut ikan asap khas Jawa Tengah.
"Kami di sini akan membahas urusan kuliner. Dan kami sudah mengembangkan ide cerita ini sejak lama," kata Adi.
"Kami berharap film ini bisa membuat masyarakat kita kembali melirik kuliner Nusantara," katanya.
Dua bintang muda yang berbakat, Jerome Kurnia dan Nadya Arina untuk pertama kali nya dipertemukan sebuah proyek film yang penuh makna berjudul Rahasia Rasa. Film ini tidak hanya menyuguhkan cinta yang mendalam , Tetapi juga menghadirkan keindahan budaya kuliner Nusantara yang kaya Rasa.
Dalam film ini, Jerome memerankan Karakter Ressa, Seorang chef yang kehilangan indra pengecapnya, Sementara Nadya berperan sebagai Tika, teman masa kecil yang membantu Ressa menemukan kembali semangat hidup dan kemampuannya dalam dunia kuliner, sekaligus sama-sama menjadi pewaris buku resep kuliner legendaris Indonesia. Chemistry kedua layar berhasil menciptakan dinamika yang menarik dan emosional.
Film Rahasia Rasa, yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan diproduseri oleh Arsa Linggih, akan tayang dibioskop seluruh Indonesia mulai 20 Februari 2025. Jangan lewat kan kisah inspiratif yang mempertemukan cinta, kuliner, dan budaya dalam dalam satu cerita yang mengungah hati.
Gak cuma Jerome Kurnia, film Rahasia Rasa juga dibintangi oleh sederet aktor ternama lainnya, seperti di bawah ini.
- Jerome Kurnia sebagai Ressa
- Nadya Arina sebagai Tika
- Ciccio Manassero
- Yatti Surachman
- Tio Pakusadewo
- Slamet Rahardjo
Poster dan first look film Rahasia Rasa resmi dirilis pada Jumat (3/1/2025). Film ini diklaim akan membawa penonton masuk ke dunia kuliner yang penuh emosi dan makna.
Rencananya, film Rahasia Rasa segera tayang di bioskop pada 20 Februari 2025. Siapa yang sudah gak sabar mau menonton?
TENTANG ANAK MUDA JAGO
Anak Muda Jago adalah rumah produksi film yang didirikan oleh Arsa Linggih, seorang produser film layar lebar nasional pertama asli putra Bali. Dengan semangat menghadirkan sesuatu yang baru, Anak Muda Jago berkomitmen untuk memproduksi film-film berkonsep segar yang memberikan pengalaman unik bagi penonton.
Mengusung visi untuk menggugah semangat, keberanian, dan optimisme di industri kreatif Indonesia, Anak Muda Jago berani menerima tantangan untuk terus berinovasi tanpa batas. Dengan misi untuk mengangkat tema-tema film yang dekat dengan keseharian kita dan tentunya tetap mengedepankan kualitas, Anak Muda Jago berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi belantika film Indonesia.
Di kemudian hari, Anak Muda Jago tidak menutup kemungkin5an untuk membawa karyanya ke berbagai festival mancanegara untuk menjadi representasi anak muda Indonesia yang karyanya dapat menginspirasi generasi muda secara global melalui cerita-cerita yang mewakili keanekaragaman budaya Indonesia.
TENTANG DAPUR FILM INDONESIA
Dapur Films adalah rumah produksi film di Indonesia yang didirikan oleh Hanung Bramantyo, seorang sutradara kelahiran tahun 1975. Terbentuk dengan tujuan untuk menciptakan ruang bagi para penggiat film, baik sineas muda maupun yang sudah lama berkecimpung di industri, Dapur Films hadir sebagai wadah untuk mengembangkan bakat dan gairah dalam pembuatan film.
Misi kami adalah memproduksi karya-karya film yang artistik, menantang, dan unik, sekaligus menciptakan film berkualitas tinggi yang sukses secara komersial. Kami percaya bahwa film adalah media yang mampu melawan kebodohan dan ketidaktahuan, serta memiliki kekuatan untuk membawa perubahan positif.
Dapur Films juga berkomitmen untuk mendukung generasi baru pembuat film melalui lokakarya dan pengalaman langsung di dunia produksi. Kami terbuka bagi siapa saja yang memiliki semangat untuk belajar dan berkembang dalam industri film Indonesia. Dengan tim tutor profesional dari berbagai bidang perfilman, lokakarya kami membimbing calon pembuat film, mulai dari sutradara, penulis, editor, produser, hingga aktor, untuk menciptakan karya independen maupun komersial.
Beberapa proyek yang telah kami hasilkan antara lain "Ipar Adalah Maut," "Tuhan Izinkan Aku Berdosa," hingga "Just Mom." Dengan rekam jejak ini, Dapur Films terus berusaha menjadi pionir dalam dunia perfilman Indonesia yang inovatif dan inspiratif.
Komentar
Posting Komentar